MUI Minta FKUB Karimun Proaktif

Dalam upaya menjaga kerukunan antar umat beragama khususnya di Kabupaten Karimun, peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karimun harus lebih maksimal.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Karimun, Rasyid Nur saat menjadi narasumber dalam kegiatan dialog keagamaan “Ormas Keagamaan Cermin Kerukunan Antar Umat Beragama” yang digagas oleh Himpunan Mahasiswa Tanjung Balai Karimun (HMTBK) Tanjungpinang, Sabtu (29/7) di Gedung Nasional.

“Di Karimun sudah ada FKUB, nah FKUB ini harus lebih memaksimalkan perannya untuk meminimalisir terjadinya konflik antar umat beragama, agar persoalan kerukunan tetap terjaga,” terang Rasyid.

Selain itu, Rasyid menuturkan bahwa dukungan pemerintah bersama majelis agama juga harus turut berperan dalam mencarikan jalan keluar atas konflik agama yang terjadi.

“Semua pihak harus turut ambil bagian dalam hal kerukunan antar agama ini, termasuk individu-individu pemeluk agama juga,” lanjut dia.

Biasanya konflik antar agama terjadi karena kesalahpahaman yang berakar pada komunikasi yang kurang terjalin. Maka, tambah Rasyid, komunikasi diantara umat beragama ini harus terjalin dengan baik dan harmonis.

“Misalnya, para elit atau tokoh agama harus melakukan pendekatan (komunikasi) dengan tokoh dari agama lain sehingga kerukunan agama tetap kondusif,” tutup Rasyid.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*